• icon

icongeo.unitas@gmail.com

icon

Need Help? call us free

(0751) 40020
No Images

Sekilas Tentang Geografi

Geografi sudah dikenal sejak zaman Yunani Kuno yang masih dipengaruhi oleh mitologi. Pengaruh mitologi mulai berkurang dengan berkembangnya pengaruh ilmu alam sejak abad ke-6 SM, sehingga penyelidikan geografi sudah mulai menggunakan logika. Pada masa sebelum masehi, pandangan geografi mulai dipengaruhi oleh paham filsafat dan sejarah. Tokoh-tokoh yang berpengaruh pada masa ini yaitu Anaximander dan Thales.
Pada akhir abad pertengahan, geografi masih bercirikan hasil laporan perjalanan, baik perjalanan yang dilakukan melalui darat maupun laut. Perjalanan yang banyak dilakukan oleh manusia pada masa itu telah menimbulkan adanya keinginan untuk menemukan wilayah baru, sehingga masa ini disebut sebagai revolusi geografi. Penemuan daerah baru juga diikuti oleh motif ekonomi, agama, dan menguasai wilayah (Gold, Gospel dan Glory).
Pada abad ke-18, geografi sudah dianggap sebagai ilmu yang bersifat praktis. Tokoh geografi pada masa ini yaitu Immanuel Kant, yang membagi geografi menjadi geografi matematis, geografi moral, geografi politik, geografi fisis, dan geografi perdagangan. Sementara itu, pada akhir abad ke-19 hingga abad ke-20 kajian ilmu geografi sudah berkembang pada segi iklim, tumbuhan, hewan dan bentang alam.
Perkembangan ilmu geografi akan semakin meluas sejalan dengan semakin kompleksnya permasalahan yang muncul pada bidang ilmu yang berkaitan langsung dengan geografi. Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki peran strategis dalam mempengaruhi kebijakan-kebijakan internasional dan regional Asia Tenggara dan Asia Pasifik, terutama yang berkaitan dengan isu tapal batas dan dan teritori NKRI. Isu mengenai tapal batas dapat memicu konflik pemanfaatan lahan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alam. Kebijakan pemerintah dalam mengurangi konflik tersebut yaitu melalui penerapan Kebijakan Satu Peta (one map policy). Kebijakan satu peta ini memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap pengembangan ilmu geografi, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG).
Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh merupakan salah satu teknik yang dapat mendukung pemecahan masalah spasial, terutama pemetaan. Integrasi ilmu geografi dengan berbagai disiplin ilmu (kehutanan, hidrologi, kelautan, biologi, meteorologi dan klimatologi, kependudukan, ekonomi, kesehatan dsb) merupakan salah satu bukti bahwa geografi memiliki peran yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam.