• icon

icongeo.unitas@gmail.com

icon

Need Help? call us free

(0751) 40020
No Images

Sosialisasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan  Bencana Nasional (HKBN), Program Sutdi Geografi Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Pada tanggal 26 April 2018 mengadakan kuliah umum serta sosialisasi  mengenai gempa bumi dan tsunami.  Acara yaang diadakan di gedung Haryono Suyono tersebut menghadirkan Ketua Relawan Bencana Ranah Minang (RBR) bapak Willem Hendrik Temitius dan sebagian besar civitas akademik di lingkungan Universitas Tamansiswa Padang juga  hadir pada acara tersebut Acara yang dimulai pukul 09:00 WIB diisi pemaparan materi tentang  gambaran ilmiah kondisi kegempaan kususnya kawasan Sumatra Barat. Selain itu juga dijelaskan bagaimana tindakan dan upaya yang harus dilakukan jika nantinya terjadi gempa dan tsunami. Menurut bapak  Willem Hendrik Temitius selaku ketua RBR, masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa yang kemungkinan besar diikuti bencana tsunami seperti kota Padang ini  harus mampu siapsiaga dan bersahabat atau tetap tenang dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Adapun upaya yang dapat dilakukan sebelum bencana itu datang diantaranya adalah mensosialisasikan informasi mitigasi gempa bumi dan tsunami kepada lingkungan terdekat seperti keluarga, teman-teman, maupun masyarakat sekitar. Sikap yang harus dilakukan ketika bencana gempa bumi misalnya miliki sebuah rencana darurat keluarga. Rencana yang dimaksud mencakup : 1. Analisis ancaman sekitar 2. Identifikasi titik tumpul 3. Nomor kontak penting 4. Ketahui rute evakuasi 5. Identifikasi lokasi untuk mematikan air, gas dan listrik 6. Identifikasi titik aman di dalam bangunan atau rumah 7. Identifikasi anggota keluarga yang rentan (anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan penyandang disabilitas). Selain itu hal yang perlu disiapkan dalam menghadapi bencana gempa bumi yaitu menyimpan 10 benda yang dibutuhkan diantaranya: 1. Air minum untuk 3-10 hari 2. Makanan untuk 3-10 hari 3. P3K 4. Obat-obatan pribadi 5. Lampu senter (ekstra batrai) 6. Radio (ekstra batrai) 7. sejumlah uang dan dokumen penting (Sertifikat kelahiran, tanah, ijazah, dokumen asurnasi, surat kepemilikan aset) 8. Pakaian, jaket dan sepatu 9. Peralatan (peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, masker dan pelindung kepala) 10. Pembersih higinis (tisu basah, hand sanitizer, perlengkapan mandi) Dengan mengikuti langkah-langkah dan menyediakan perlengkapan untuk menghadapi bencana diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan.